Menu

Dapat Petisi Online, Garuda Indonesia Hentikan Layanan Angkut Lumba-lumba

18/07/2012 - Fauna, Life Style

Kecemerlangan maskapai nasional Garuda Indonesia dengan segala predikat terbaiknya di dunia penerbangan mendapat perhatian serius dari dunia penyayang binatang. Terakhir Garuda medapat predikat the World’s Best Regional Airline & the Best Regional Airline in Asia. Ini terkait dengan masih diterimanya lumba-lumba sebagai obyek angkut pesawatnya.

Warga netizen dari Florida, Barbara Napoles, membuat petisi online di situs change.org. Situs yang lebih banyak dikenal sebagai aplikasi penyedia petisi online. Sontak petisinya mendapat dukungan luas dari beberapa onliners di dunia. Hingga pertengahan Juli 2012 ini telah terkumpul 1500 tandatangan dukungan di petisi ini.

Menurut Barbara, kegiatan lumba-lumba yang banyak dijadikan obyek sirkus di Indonesia, membuat ikan ini sering bepergian ke berbagai daerah. Tempat-tempat yang masih menampilkan lumba-lumba sebagai atraksi sirkus disebut Barbara banyak terjadi di pulau Jawa seperti Sea World Indonesia, Taman Safari Indonesia dan Ancol.

Beberapa ikan lumba-lumba ini dikaryakan dalam kolam plastik dan sering digabung dengan binatang lainnya di belakang truk saat berpindah kota. Dalam kondisi itu, lumba-lumba sering mengalami stres dan beberapa diantaranya mati akibat perlakuan yang tidak benar dan salah urus. Dan maskapai Garuda Indonesia disebut sering juga menerbangkan lumba-lumba yang mestinya jenis kargo yang ilegal.

Untungnya, pada 16 Juli 2012 lalu, melalui Garuda Corporate Communications Vice President, Mr. Pujobroto seperti yang diberitakan The Jakarta Post mengatakan  “Garuda tak akan lagi menerbangkan lumba-lumba di masa yang akan datang”.  Petisi yang sukses!

Mention dari :