Smartphone

Blackberry Menyerah, Berikan Produksi Ponsel ke Indonesia

Written by ngetag

Perjuangan Blackberry menghidupkan pangsa pasar dan penjualan yang tergerus oleh Android dan iPhone membuat mereka kini mengibarkan bendera putih. Paling tidak,saat ini mereka memutuskan tak lagi memproduksi ponsel legendarisnya. Blackberry akhirnya menutup produksi in-house ponselnya.

Ponsel dengan taste BlackBerry memang masih diproduksi tetapi oleh perusahaan partner. Dalam pengumuman resmi itu, mereka memaparkan kalau perusahaan manufaktur telekomunikasi dari Indonesia lah yang akan bikin handset BlackBerry. Apakah perusahaan kemudian benar-benar tutup? Tidak. Mereka akan fokus menggarap software seiring penjualan ponsel yang terus anjlok.

Jessie J

BlackBerry pernah berjaya di dunia. Handset mereka menjadi pilihan nomor satu untuk pejabat, politikus, pialang saham, sampai selebriti, seiring kecanggihan sistem keamanan BlackBerry. Presiden Barack Obama punya, demikian juga Kim Kardashian West.

Namun, perusahaan itu kurang cepat bereaksi ketika layar sentuh mulai muncul. Pasar pun runtuh seiring dominasi iPhone, Samsung, serta perangkat lain yang menggunakan sistem Android.

Sebuah usaha gabungan yang disebut sebagai “BB Merah Putih” telah disiapkan di Indonesia, dipimpin oleh PT Tiphone, sebuah usaha afiliasi terbesar yang memasok ke Telkomsel.

BlackBerry memang memiliki sejarah baik di Indonesia, dimana negara ini menjadi pasar terbesar penjualan ponselnya, begitu pula dengan segi pengguna layanan chating BBM. Beberapa bulan sebelumnya, BlackBerry menjalin kerjasama dengan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk, salah satu penyedia media dan layanan teknologi bisnis di Indonesia.

Dengan kerjasama ini maka, BB Merah Putih akan mendistirbusikan dan menjual ponsel Blackberry di Indonesia dan punya akses penuh ke layanan Blackberry. Ponsel akan diproduksi secara lokal di Indonesia.”

byeblackberry-

Mention :

About the author

ngetag

Blogger, penulis buku, penikmat social media, juga penyuka fotografi. Lebih senang ketemu tempat yang luas lagi sepi. Sekarang lagi demen baca buku agama.